Oase Cinta

Sudah lama aku tidak melukis rona yang terpancar dari oase yang ku temui.
Membuat pijakan atas loncatan-loncatan kecil dan menyeberang dalam imaji pelangi.
Aku bertemu Desember yang membawaku pada potongan-potongan puzzle lain yang telah aku kumpulkan perlahan.
Meninggalkan melodi November yang pernah mengiris hariku dengan peluh hujan.

Aku tersenyum dalam binar merah langit di waktu fajar.
Menunggu dalam luapan rindu yang mungkin belum sempat terucap.
Tidak seperti waktu saat bermain pangeran dan puteri.
Saat ini lebih baik menunggu penuh misteri.
Memacu adrenalin karena seketika dapat mengetuk pintu dalam luapan takdir.

Keluar dari zona nyaman dalam fase kehidupan mungkin seperti doa yang mampu mengubah mata rantai logika menjadi spektrum fatamorgana indah yang kemudian menjadi nyata.

Dan aku tidak hanya sedang melukis oase dalam kilasan lorong waktu.
Aku juga sedang merajutnya perlahan dengan benang yang teruntai dari oase indah yang penuh cinta.

L o v e @chiripaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Daisypath

    Daisypath Anniversary tickers
  • My Wedding Daisypath

    Daisypath Anniversary tickers
%d bloggers like this: