Inspirasi Foto Pra-Wedding (Prewed)

Setelah berbulan-bulan nulis blog hanya jadi cita-cita semata, saya coba lagi untuk menuntaskan hasrat saya untuk menulis. Banyak sekali yang terlewatkan untuk saya sharing. Tapi tunggu dulu, melihat review blog saya kemarin, sepertinya yang paling banyak di searching dan dibaca itu rekam jejak puisi atau sajak masa lalu yaa… hahahaa… Sepertinya ada banyak kegalauan untuk yang suka safari blog.😀

Hari ini saya belum akan kembali menulis puisi tapi saya mau sedikit sharing dengan persiapan foto pra-wedding. Salah satu yang memusingkan bagi CPP dan CPW adalah menentukan tema foto pra-wedding. Biasanya nih ada banyak tema dan keinginan bagaimana mengabadikan momen-momen yang mudah-mudahan memang cuma dapat terjadi sekali saja seumur hidup (dengan satu pasangan saja maksudnya…) huehehee..

This what you should do:

  1. Tentukan budget, kamu mau budget berapa? Apakah mau pake vendor atau pake temen yang jago motret? Sekedar tips, kalau kamu bisa mengerahkan sahabat-sahabat kamu buat bantuin, why not? itu bisa menghemat budget, dan bisa maksimalkan properti yang mau kamu pakai. Penentuan budget ini juga related banget dengan tema yang akan kamu pakai nantinya.
  2. Menentukan Tema, percaya atau nggak, nentuin tema itu terkadang gak segampang apa yang dibayangkan karena harus didiskusikan dengan vendor atau yang memotret dan harus siap sedia properti yang akan digunakan. Gak perlu terlalu ribet kalau memang properti terbatas, karena walaupun simpel kalau yang motret emang udah jago mah pasti keren aja (so choosing great cameramen is important thing yaa..). Yang penting CPP dan CPW nyaman dan gak pake berantem. hihii… Biasanya temanya itu berkisar: latar belakang pertemuan, hobi, cita-cita, ala-ala pacaran ditaman/taman bermain, travelling, ala-ala vintage gitu (pake baju jadoel…), tema-tema itu bagus, tapi kalau bisa sih coba cari yang ga mainstream. Bisa liat disini juga: http://www.pinterest.com/shannontarrant/wedding-photography-ideas/. Beberapa ide foto dari luar yang lagi ngetrend saat ini adalah melibatkan para bridesmaid nya lho! Noted: usahakan tema nya itu filosofisnya menggambarkan si CPP dan/atau CPW jadi bisa menimbulkan kesan tersendiri di orang lain: “emang lu banget!” hahaa…
  3. Waktu Pemotretan, pastiin semua alat make up, dress, properti yang dipake semua sudah siap satu paket. Kalau perlu pisah-pisahin sesuai temanya. Biasanya foto prewed dengan vendor itu satu hari full (kalau bukan sama temen yee), jadi jangan sampe habis waktu cuma buat nyari-nyari properti yang bakal dipakai. Noted: foto2 itu capek juga lho, seharian aja bisa bikin keleyengan, pastikan asupan gizi cukup yaa.. biar ekspresinya bisa tetap total walaupun sudah siang menjelang sore.
  4. Lokasi Pemotretan, bisa outdor/indoor, enak sih duluan yang outdoor kalau cuaca mendukung, habis itu terakhir di indoor, karena kalau indoor/di studio gak perlu tergantung sama cuaca, cukup lightning yang ok saja.
  5. Editing, nah yang paling terakhir dan bisa jadi yang paling penting adalah proses editing, coba searching vendor yang hasil editannya bagus dan natural, gak terlalu dibuat-buat sehingga terkesan dipaksakan. Atau cari temen yang jago ngedit, jadi kamu tinggal mikir biaya buat nyetak fotonya saja. ^^

Nah, berikut contoh foto prewed saya (narsis gpp dong yaa… orang di blog sendiri… ihiw…)

Kalau ini temanya standar lah: di-taman-pake baju "rada" vintage. Tapi yg saya ambil sih sebenernya quote-nya itu... hehe

Kalau ini temanya standar lah: di-taman-pake baju “rada” vintage. Tapi poin yg saya ambil sih sebenernya quote-nya itu… “Love is caring each other even when you are angry.” Mirip yang suka di post di socmed yaa… tp emg itu sumber inspirasi saya…hehee..

Berhubung saya waktu itu masih LDR makanya kepikiran untuk bikin tema LDR.

Berhubung saya waktu itu masih LDR makanya kepikiran untuk bikin tema LDR.

Warna balon yang berbeda cuma mau nunjukin, walaupun dunia kita mungkin berbeda tapi kita bahagia bersamaa.. (ejiyee...)

Warna balon yang berbeda cuma mau nunjukin: walaupun dunia kita mungkin berbeda tapi kita bahagia bersamaa.. (ejiyee…)

Arabian Nights

Kenapa saya pilih tema Arabian Night? Karena suami saya keturunan arab. Maka timbullah ide untuk prewed bertemakan ke-arab-an. Hehee…

Hobbies

Hobi si suami adalah Fotografi dan semasa kuliahnya agak cuek sama penampilan, sedangkan hobi saya membaca, that’s why backgroundnya perpustakaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Daisypath

    Daisypath Anniversary tickers
  • My Wedding Daisypath

    Daisypath Anniversary tickers
%d bloggers like this: